Kabupaten Buol tercatat berada di posisi tiga terbawah dalam hasil Survei Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2024.
Berdasarkan data yang ditampilkan oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah, Buol memperoleh skor tingkat kegemaran membaca sebesar 63,71 dengan frekuensi membaca 3–4 kali per minggu. Capaian tersebut menempatkan Buol di bawah rata-rata provinsi sekaligus menunjukkan masih rendahnya minat baca masyarakat di Buol dibandingkan kabupaten dan kota lain di Sulawesi Tengah.
Secara keseluruhan, rata-rata tingkat kegemaran membaca masyarakat Sulawesi Tengah berada pada angka 67,48, lebih tinggi dibandingkan capaian Kabupaten Buol. Sejumlah daerah bahkan mencatat skor yang jauh lebih tinggi, seperti Banggai Kepulauan dengan skor 75,89, Banggai Laut 73,95, Kota Palu 71,92, dan Poso 71,30. Daerah-daerah tersebut juga masuk dalam kategori frekuensi membaca 5–6 kali per minggu, sementara Buol masih berada pada kategori 3–4 kali per minggu, yang merupakan kategori frekuensi membaca mayoritas kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.
Data survei ini menunjukkan adanya kesenjangan tingkat kegemaran membaca antarwilayah di Sulawesi Tengah. Posisi Buol yang berada di papan bawah menjadi sinyal penting perlunya penguatan program literasi di tingkat daerah, baik melalui peningkatan peran perpustakaan, penyediaan bahan bacaan yang mudah diakses, maupun penguatan budaya membaca di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Survei ini bersumber dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui Survei Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat 2024 (National Library – Survey in the Level of Society’s Reading Fondness 2024) dan menjadi rujukan resmi dalam memotret kondisi literasi masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Sulawesi Tengah.***










