Aksi Kemanusiaan Pemkab Buol untuk WNA Filipina Korban Cuaca Ekstrem Laut

banner 468x60

Pemerintah Kabupaten Buol menunjukkan komitmen kuat terhadap nilai kemanusiaan melalui kunjungan langsung ke rumah sakit untuk memastikan keselamatan dan pemulihan kondisi 15 warga negara asing (WNA) asal Filipina yang baru saja diselamatkan setelah terombang-ambing di laut selama hampir dua pekan.

Kunjungan tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Buol ke RSUD Mokoyurli, tempat para korban saat ini menjalani perawatan medis. Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan kesehatan yang layak serta dukungan moril, terutama bagi anak-anak dan perempuan yang tampak mengalami luka bakar matahari akibat paparan cuaca ekstrem di laut lepas.

Sebanyak 15 WNA tersebut terdiri dari 7 orang dewasa dan 8 anak-anak atau balita. Saat ditemukan, kondisi mereka dilaporkan sangat lemah akibat dehidrasi, kelaparan, dan kelelahan setelah bertahan hidup di tengah laut selama sekitar 13 hingga 14 hari. Oleh karena itu, pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan kesehatan secara intensif guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Dalam pernyataannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Buol mengedepankan rasa kemanusiaan di atas segala pertimbangan. Pemerintah berkomitmen memberikan perlindungan, pelayanan kesehatan, serta tempat bernaung sementara yang aman bagi para korban selama berada di wilayah Kabupaten Buol.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada nelayan lokal, khususnya Moh Rusman alias Cici, yang dengan sigap dan penuh kepedulian telah melakukan penyelamatan para korban di tengah laut, sehingga seluruh WNA tersebut dapat diselamatkan dalam kondisi selamat.

Selain penanganan medis, Pemerintah Kabupaten Buol saat ini tengah melakukan koordinasi lintas instansi bersama pihak Imigrasi, TNI Angkatan Laut, serta Kepolisian. Koordinasi tersebut dilakukan untuk keperluan pendataan, pengamanan, serta proses pemulangan para WNA ke negara asal melalui mekanisme dan jalur resmi sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui langkah cepat dan terkoordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan universal serta memastikan bahwa setiap korban bencana, tanpa memandang latar belakang kewarganegaraan, mendapatkan perlindungan dan perlakuan yang manusiawi.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *