Buol, 11 Desember 2025 – Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan kembali komitmennya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi setelah meraih capaian membanggakan dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) yang dilaksanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Seminar Antikorupsi dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025 di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Buol. Sambutan Bupati Buol yang berhalangan hadir karena tugas luar daerah, disampaikan oleh Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Moh Yamin Rahim, S.H., M.H.
Dalam laporannya, Kabupaten Buol berhasil mencatatkan poin tertinggi di seluruh kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah dengan skor 76,03, sekaligus berada di atas indeks integritas nasional. Capaian ini disebut sebagai bukti nyata hasil kerja keras dan komitmen kolektif antara jajaran pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat.
“Perolehan poin 76,03 dalam SPI ini adalah bukti konkret bahwa kerja keras dan komitmen kita bersama-sama memerangi korupsi mulai menampakkan hasil. Meskipun demikian, kita semua tetap berada dalam kategori waspada dan tidak boleh lengah,” ujar Pj. Sekda Buol.
Lebih lanjut, ditekankan bahwa capaian tersebut tidak boleh hanya menjadi momen perayaan semata. Melainkan harus dijadikan motivasi besar bagi semua pihak untuk terus berjuang menciptakan lingkungan yang bersih, transparan, dan berkeadilan di Kabupaten Buol.
Sejalan dengan tema HAKORDIA tahun ini, “Satukan Aksi Basmi Korupsi,” Pemerintah Kabupaten Buol menyerukan kolaborasi total. Upaya pencegahan korupsi tidak dapat dikerjakan secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari institusi pemerintah, sektor swasta, lembaga pendidikan, hingga masyarakat sipil.
Institusi pemerintah daerah sendiri didorong untuk memperkuat fondasi dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang ketat. Selain itu, pendidikan mengenai anti-korupsi juga harus menjadi prioritas untuk menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini, terutama bagi generasi muda agar siap menjadi agen perubahan.
Pemkab Buol mengajak untuk menjadikan momen peringatan Hari Antikorupsi Sedunia ini sebagai titik tolak untuk bergerak bersama melawan korupsi. Dengan semangat persatuan, diharapkan Buol dapat mewujudkan Indonesia yang bersih dan makmur.***
