Dari Rp 6,5M ke Rp 22,9M : Pemkab Buol Tancap Gas Perbaiki Jalan di 2026. Berikut Jalur yang Jadi Fokus Perbaikan.

Foto : ilustrasi google
banner 468x60

BUOL — Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas infrastruktur dengan menaikkan alokasi anggaran perbaikan jalan secara signifikan pada tahun anggaran 2026. Kebijakan ini menjadi tindak lanjut atas kritik masyarakat terkait kondisi sejumlah ruas jalan di daerah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buol, Darsyat, menyampaikan bahwa masukan publik menjadi dasar penting dalam memperkuat kualitas pelayanan pemerintah daerah.

“Suara publik adalah pengingat bahwa pelayanan kepada rakyat harus terus ditingkatkan,” ujarnya, Rabu (03/12/2025).

Darsyat menjelaskan bahwa pada tahun 2025 Pemkab Buol mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6,5 miliar untuk infrastruktur jalan. Anggaran tersebut melonjak tajam dalam RAPBD 2026 menjadi Rp 22,9 miliar.

“Kenaikan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat perbaikan infrastruktur, atau naik hingga 28,64 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buol, Kasim Ali, mengakui adanya sejumlah ruas jalan yang membutuhkan penanganan segera. Menurutnya, pemerintah daerah tetap berupaya maksimal meski ruang fiskal daerah masih terbatas.

“Kami bekerja semaksimal mungkin di tengah kondisi fiskal yang ketat, termasuk besarnya beban belanja wajib seperti gaji ASN dan mandatori nasional,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa prioritas perbaikan jalan difokuskan pada jalur ekonomi masyarakat, konektivitas antarkecamatan, akses pertanian dan perdagangan, serta titik-titik dengan tingkat kerusakan terparah.

“Pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi lapangan dan justru menjadikan kritik masyarakat sebagai motivasi untuk mempercepat perbaikan layanan publik,” kata Kasim Ali.

Selain mengoptimalkan APBD, Pemkab Buol juga menggencarkan upaya memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Saat ini, pembangunan ruas Bunobogu–Inalatan dengan nilai lebih dari Rp 34 miliar tengah berjalan melalui pendanaan APBN.

Untuk tahun 2026, Kabupaten Buol juga memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) lebih dari Rp 13 miliar.

“Buol menjadi satu-satunya kabupaten di Sulawesi Tengah yang mendapatkan DAK untuk jalan,” ungkapnya.

Kasim Ali mengimbau masyarakat tetap bersabar dan memahami tahapan pembangunan yang harus menyesuaikan kemampuan fiskal daerah.

“Insyaallah, secara bertahap semua akan kami perbaiki sesuai kapasitas keuangan daerah,” pungkasnya.

Dengan lonjakan anggaran yang signifikan dan upaya maksimal menggandeng dukungan pemerintah pusat, Pemkab Buol menegaskan bahwa percepatan perbaikan jalan bukan hanya janji, melainkan langkah nyata untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan membuka ruang pertumbuhan ekonomi bagi seluruh masyarakat.***

Editor : Infobuol

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *