Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buol, Syahdan, S.STP., M.A.P., secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi ILALANG DATARAN yang digelar di Aula RSUD Mokoyurli Buol, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara Disdukcapil Kabupaten Buol dengan Dinas Kesehatan, RSUD Mokoyurli Buol, serta Rumah Sakit Pratama Kabupaten Buol, yang bertujuan mempercepat penerbitan akta kelahiran bagi ibu melahirkan di seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Buol.

Bimtek ini diikuti oleh tim Disdukcapil, direktur dan pejabat struktural RSUD Mokoyurli Buol, serta tenaga teknis dan bidan dari Ruang Nifas dan IGD Kebidanan RSUD Mokoyurli Buol sebagai garda terdepan pelaksanaan inovasi tersebut.
Dalam pemaparannya, Syahdan yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Inovasi ILALANG DATARAN untuk Faskes RSUD Mokoyurli, menjelaskan sejumlah aspek teknis penerapan inovasi ini, khususnya terkait penyederhanaan blanko pengisian akta kelahiran. Ia menyebutkan, format terbaru dibuat lebih ringkas dibanding sebelumnya yang dinilai terlalu banyak poin dan tidak seluruhnya relevan, sehingga diharapkan blanko baru ini dapat memudahkan proses penerbitan akta kelahiran sekaligus pembaruan kartu keluarga dengan penambahan nama bayi yang baru lahir.

Lebih lanjut, Syahdan menjelaskan bahwa terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi keluarga ibu melahirkan untuk mendapatkan layanan ini, di antaranya proses persalinan dilakukan di fasilitas kesehatan di Kabupaten Buol, telah memiliki Kartu Keluarga yang terdaftar di Disdukcapil Buol, serta melampirkan foto KTP saksi pertama (umumnya suami) dan foto KTP saksi kedua yang dapat berasal dari keluarga atau kerabat yang hadir saat persalinan. Dengan kelengkapan tersebut, keluarga dipastikan langsung memperoleh akta kelahiran bayi dan kartu keluarga terbaru tanpa dipungut biaya.
Sementara itu, Direktur RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol, dr. Maryati Ismail, saat ditemui langsung tim media Infobuol mengatakan menyambut baik pelaksanaan bimtek tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu tenaga teknis rumah sakit dalam memahami dan mengimplementasikan inovasi ILALANG DATARAN secara optimal.

“Kami bersyukur dengan adanya bimtek dari Disdukcapil ini, karena dapat meminimalisir hambatan dalam penerapan inovasi ILALANG DATARAN oleh tenaga teknis kami. Harapannya seluruh peserta dapat mengimplementasikan hasil bimtek ini dengan baik saat bertugas,” ujar dr. Maryati.
Melalui inovasi ILALANG DATARAN, Pemerintah Kabupaten Buol berharap pelayanan administrasi kependudukan, khususnya penerbitan akta kelahiran, dapat semakin cepat, mudah, dan menjangkau seluruh masyarakat sejak hari pertama kelahiran bayi.***










