KONI Buol Mulai Konsolidasi: Audiensi dengan KONI Sulteng Bahas Pelantikan hingga Pra-CDM

banner 468x60

Pengurus terpilih Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buol periode 2026–2030 menggelar pertemuan koordinatif dengan KONI Sulawesi Tengah pada Selasa, 20 Januari 2026. Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Rapat KONI Sulawesi Tengah, Kota Palu, sebagai langkah awal penguatan hubungan kelembagaan pasca terbentuknya kepengurusan baru.

Dari jajaran KONI Sulawesi Tengah, audiensi dihadiri Sekretaris Umum Andi Nur Lamakarate, Ketua Harian Ifan Taufan, Kepala Bidang Organisasi Hendy Maratua Sagala, Kepala Bidang Administrasi Hendra Iskandar, serta Kepala Bidang Prestasi Dr. Gunawan.

Sementara itu, KONI Kabupaten Buol diwakili oleh Sekretaris Umum Dwiyati Fahrini, Ketua Harian yang juga menjabat Wakil Ketua I Fransisco Pontoh, Wakil Ketua III Astuti Thomas, dan Wakil Sekretaris Umum Yahya Toana.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut pasca pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Buol yang digelar pada Desember 2025. Dalam forum tersebut, H. Risharyudi Triwibowo, MM ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Buol masa bakti 2026–2030, yang saat ini juga mengemban amanah sebagai Bupati Kabupaten Buol.

Mengawali audiensi, Wakil Ketua I KONI Buol, Fransisco Pontoh, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh KONI Sulawesi Tengah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua Umum KONI Buol secara langsung, yang berhalangan hadir karena agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.

Dalam kesempatan tersebut, KONI Sulawesi Tengah juga memberikan apresiasi atas inisiatif KONI Kabupaten Buol yang melakukan koordinasi sejak awal masa kepengurusan. Sekretaris Umum KONI Sulteng, Andi Nur Lamakarate, menegaskan bahwa kolaborasi yang solid antara pengurus provinsi dan kabupaten/kota menjadi faktor penting dalam membangun prestasi olahraga, meskipun pembenahan organisasi memerlukan proses berkelanjutan dan komitmen jangka panjang.

Beberapa hal dibahas dalam audiensi tersebut, di antaranya penataan struktur organisasi KONI Kabupaten Buol, penjadwalan pelantikan pengurus, serta persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah yang direncanakan berlangsung pada November 2026 di Kabupaten Morowali.

Terkait penataan organisasi dan pelantikan pengurus, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Buol, Dwiyati Fahrini, menyampaikan bahwa seluruh persiapan teknis terkait kepengurusan telah dilengkapi sebagaimana arahan dari Pengurus KONI Provinsi Sulteng. Ia juga menyampaikan rencana kegiatan pelantikan yang akan dirangkaikan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

Lebih lanjut Wakil Sekretaris I Yahya Toana menyampaikan bahwa agenda pelantikan KONI Buol akan digelar pada 27 Januari 2026. Namun agenda tersebut harus mengalami penyesuaian dan dimajukan pada rentang waktu 20 hingga 28 Februari 2026. Perubahan jadwal tersebut disebabkan padatnya agenda Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah serta adanya kegiatan Pra–Chef de Mission (Pra-CDM) Porprov di Morowali yang akan dihadiri oleh seluruh pengurus KONI kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah pada tanggal tersebut.

Dalam konteks persiapan Porprov, Sekretaris Umum KONI Sulawesi Tengah, Andi Nur Lamakarate, menekankan pentingnya aspek legalitas dan kelengkapan administrasi cabang olahraga (cabor) sebagai syarat utama keikutsertaan daerah dalam ajang tersebut. Ia secara khusus mengingatkan KONI Kabupaten Buol agar segera menuntaskan penerbitan surat keputusan (SK) cabor yang telah berakhir masa berlakunya.

“Sebaiknya Fokus utama Buol saat ini adalah Pra-CDM, terutama menyangkut legalitas cabang olahraga. SK cabor yang sudah tidak berlaku harus segera diperbarui. Kami berharap sebelum 29 Januari seluruh SK cabor telah terbit agar memenuhi syarat mengikuti Porprov,” tegas Andi Nur.

Sebagai bagian dari proses konsolidasi awal kepengurusan, pertemuan ini menjadi momentum penting bagi KONI Kabupaten Buol untuk menyelaraskan langkah dengan kebijakan dan arah pembinaan olahraga di tingkat provinsi. Melalui komunikasi yang intens dan perencanaan yang matang sejak dini, diharapkan seluruh agenda organisasi, mulai dari penataan internal hingga kesiapan menghadapi Porprov Sulawesi Tengah 2026, dapat berjalan lebih terukur, tertib secara administrasi, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Buol.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *