Pj Sekda di Peringatan Hari Bakti PUPR ke-80 : Infrastruktur Milik Publik, Kenyamanan Masyarakat Jadikan Prioritas!

Foto : Waris Ain, Wawan Isa
banner 468x60

Pemerintah Kabupaten Buol menggelar upacara peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ke-80 di halaman Kantor Dinas PUPR Buol, Selasa (3/12). Kegiatan ini dipimpin Pj. Sekretaris Daerah Buol, Moh. Yamin Rahim, SH., MH selaku Inspektur Upacara mewakili Bupati Buol. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Kabag Prokopim Setda Buol, Sekretaris Dinas PUPR beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional, seluruh staf Dinas PUPR, serta pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) unit PUPR.

Nilai Sejarah PUPR Diangkat sebagai Fondasi Pengabdian

Pada pembukaan kegiatan, Sekretaris Dinas PUPR menegaskan pentingnya meneladani peristiwa bersejarah 3 Desember 1945, ketika tujuh pegawai PU gugur mempertahankan Gedung Departemen PU (Gedung Sate). Ia menyebut semangat Sapta Taruna sebagai dasar profesionalitas ASN PUPR dalam membangun infrastruktur daerah.

Sekretaris Dinas juga menekankan bahwa pengabdian PUPR bukan hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga kepedulian sosial. Ia menyampaikan bahwa PUPR Buol secara rutin menyalurkan bantuan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk kegiatan sosial pada Desember tahun sebelumnya di Desa Soraya.

Pj. Sekda: Pekerjaan Konstruksi Bernilai Ibadah

Dalam amanatnya, Pj. Sekda menyampaikan pesan moral dan spiritual mengenai nilai ibadah dalam pekerjaan konstruksi. Ia menyebut bahwa setiap infrastruktur yang dibangun akan menjadi amal jariyah bagi para pelakunya apabila dikerjakan dengan niat ikhlas.

“Setiap gedung dan infrastruktur yang Anda bangun, bahkan setiap butir pasir yang tersusun, senantiasa berdzikir kepada Allah jika dikerjakan dengan keikhlasan,” ujar Pj. Sekda dalam amanatnya.

Instruksi Bupati: Taat Aturan, Hindari Penyimpangan

Pj. Sekda turut menegaskan kembali arahan Bupati Buol agar seluruh pekerjaan PUPR berjalan sesuai aturan dan mengikuti Rencana Anggaran Biaya (RAB) secara konsisten. Ia mengingatkan pentingnya perencanaan yang matang agar pembangunan dapat mendukung pencapaian visi “Buol Hebat”.

Prioritas Publik: Infrastruktur Harus Cepat Ditangani

Menutup amanatnya, Pj. Sekda menekankan bahwa seluruh infrastruktur adalah domain publik yang dilindungi hukum sehingga kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama. Ia meminta jajaran PUPR untuk responsif terhadap kerusakan fasilitas umum.

“Jika ada jalan berlubang, segera ambil tindakan. Jangan menunggu keluhan masyarakat baru bergerak,” tegasnya.

Peringatan Hari Bakti PUPR ke-80 di Kabupaten Buol ini menjadi momentum penguatan komitmen jajaran PUPR untuk meningkatkan kualitas layanan publik di bidang infrastruktur. Melalui pesan sejarah, dorongan profesionalitas, hingga penekanan integritas yang disampaikan Pj. Sekda, pemerintah berharap seluruh perangkat teknis semakin responsif, taat aturan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pembangunan infrastruktur yang aman, layak, dan cepat ditangani menjadi harapan bersama demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Buol.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *