TK SATAP Negeri Lama Kecamatan Bokat kini menjadi salah satu lembaga pendidikan di Kabupaten Buol yang menerima bantuan Smart TV untuk mendukung kegiatan pembelajaran digital di sekolah.
• Merupakan Program Nasional
Bantuan ini merupakan bagian dari program nasional yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2025. Bantuan ini digagas bertujuan untuk mengatasi kendala akses pendidikan berkualitas, terutama di daerah terpencil (3T), serta meningkatkan literasi dan kemampuan digital siswa sesuai dengan tuntutan era digital saat ini.
• Dampak Terhadap Proses Pembelajaran Siswa
Kepala sekolah TK SATAP Negeri Lama, Irawaty, S.Sos., S.Pd saat dikonfirmasi menyampaikan rasa syukurnya karena sekolahnya menerima bantuan dari program yang diinisiatif langsung oleh Presiden Prabowo ini.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan Interaktive Flat Panel (IFP)/Smart TV yang diberikan. Kehadiran perangkat ini menjadi langkah besar dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman, hal ini menjadi langkah maju dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di TK Satap Negeri Lama.” Ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa para siswanya sekarang lebih antusias belajar dengan adanya media pembelajaran ini. “Anak-anak kini lebih antusias belajar karena tampilan visual yang menarik dan interaktif. Melalui Interaktive Flat Panel (IFP)/Smart TV, guru kini dapat menampilkan materi pembelajaran berbasis digital dengan cara yang lebih hidup dan mudah dipahami anak-anak. Anak-anak menjadi lebih antusias karena bisa berinteraksi langsung dengan layer, tentunya ini mewujudkan belajar sambil bermain secara visual. Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah peduli dan mendukung peningkatan mutu pendidikan anak usia dini, terutama di daerah pelosok seperti kami. Semoga semangat kolaborasi ini terus terjaga demi masa depan anak-anak Indonesia.” Jelasnya kepada media Infobuol, Senin 20/10/25.
• Proses Penerimaan Bantuan
Lebih lanjut Irawaty menyebutkan bahwa bantuan IFP ini diterima pihak sekolah pada tanggal 7 Oktober 2025, lalu kemudian dilakukan install program pada 14 Oktober sebelum kemudian saat ini telah bisa digunakan pada pembelajaran. Bantuan ini diperoleh dari Kemendikdasmen selaku pelaksana program.
”TK Saya mendapatkan IFP ini dengan mengklik kesediaan penerimaan pada Dapodik, selanjutnya kami di panggil untuk Bimtek Digitalisasi pembelajaran (pelatihan pemanfaatan IFP) oleh kemendikdasmen di Manado pada tanggal 8-10 Oktober (peserta bimtek adalah peraih Capaian nilai Raport Pendidikan tertinggi di Daerah, untuk Buol di wakili oleh TK Satap Negeri Lama, TK Jabal Nur dan TK Negeri Pembina Bunobogu)” tutupnya.
• Wujud Langkah Nyata Menuju Sistem Pendidikan yang Adaptif
Dengan adanya Smart TV di ruang belajar, para guru kini memiliki media interaktif untuk memperkenalkan berbagai materi pembelajaran kepada anak-anak usia dini secara lebih menarik dan mudah dipahami. Anak-anak dapat belajar sambil menonton video edukatif dengan tampilan visual yang menyenangkan. Inovasi ini menjadi langkah nyata menuju sistem pendidikan yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman.***
