Buol – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buol masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan pada Minggu, 17 Mei 2026. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah, Muh Fathur Razaq Anwar, yang hadir bersama jajaran pengurus provinsi.
Dalam prosesi tersebut, Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, secara resmi menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Buol untuk periode empat tahun ke depan.
Usai dilantik, Risharyudi menyampaikan target realistis bagi dunia olahraga Buol, yakni menembus lima besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Morowali. Ia menegaskan, sasaran tersebut telah melalui pertimbangan matang berdasarkan potensi atlet dan cabang olahraga yang dimiliki daerah.
Menurutnya, pencapaian prestasi tidak bisa dilepaskan dari sistem pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. Karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas atlet, optimalisasi peran pelatih, serta penguatan fungsi pengurus cabang olahraga sebagai ujung tombak pembinaan.
Di sisi lain, Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah, Muh Fathur Razaq Anwar, mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi olahraga bukan sekadar posisi formal, melainkan amanah yang menuntut komitmen dan tanggung jawab tinggi.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kekompakan internal KONI Buol yang dinilai menjadi modal penting dalam mendorong capaian prestasi. Menurutnya, organisasi yang solid akan lebih siap menghadapi dinamika dan persaingan di tingkat provinsi.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada pelantikan. Sehari setelahnya, Senin, 18 Mei 2026, KONI Kabupaten Buol menggelar Rapat Kerja (Raker) yang melibatkan seluruh pimpinan cabang olahraga anggota.
Rapat kerja yang dibuka oleh Ketua Umum dan dipimpin oleh Wakil Ketua II, Ishak Sy Latama, memfokuskan pembahasan pada penataan administrasi pengurus cabang olahraga serta komitmen kesiapan seluruh cabang olahraga dalam menghadapi Porprov X Sulawesi Tengah.
Selain aspek administrasi, forum tersebut juga menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan langkah, memastikan kesiapan teknis, serta memperkuat koordinasi antar cabang olahraga guna mengoptimalkan potensi atlet daerah.
Dengan selesainya pelantikan dan rapat kerja, KONI Buol kini memasuki fase krusial menuju Porprov 2026. Konsistensi pembinaan, disiplin organisasi, serta sinergi antar pemangku kepentingan akan menjadi penentu apakah target lima besar dapat diwujudkan, sekaligus menjadi tolak ukur arah baru pembangunan olahraga di Kabupaten Buol.***
