Upaya Pemerintah Kabupaten Buol dalam memperkuat kualitas pendidikan terus digalakkan melalui penerapan teknologi digital di lingkungan sekolah. Wujud keseriusan tersebut tampak dari kehadiran Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH., dalam kegiatan pemaparan program kolaborasi pendidikan antara Pemkab Buol dan Tim Google Indonesia yang berlangsung di Kantor Google Indonesia, Jakarta, pada Senin (20/10).
Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Drs. Moh. Kasim, M.Si., Kepala Bappeda Litbang, Satar MS. Badang, serta Kepala MAN 1 Biau, Zakiah Mahmud. Agenda ini menjadi langkah lanjutan dari komunikasi intens yang telah terjalin antara Pemkab Buol dan Google untuk memperkuat transformasi digital di sektor pendidikan daerah.
• Apresiasi Program Google for Education yang Sudah Berjalan di SMPN 1 Biau
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Buol mengungkapkan rasa apresiasi terhadap inovasi pembelajaran digital yang telah diimplementasikan di SMPN 1 Biau melalui program Google for Education.
“Alhamdulillah, saya melihat proses belajar-mengajar di SMPN 1 Biau sudah sangat maju, bahkan setara dengan sekolah-sekolah di kota besar seperti Yogyakarta atau Jakarta. Ini menunjukkan bahwa anak-anak Buol memiliki potensi besar ketika diberi akses dan dukungan teknologi yang tepat,” tutur Wabup.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penerapan transformasi digital dalam pendidikan tidak boleh berhenti di satu titik saja.
“Kolaborasi bersama Google menjadi langkah nyata untuk menghapus kesenjangan antarwilayah dalam hal akses pendidikan. Kita ingin setiap sekolah di Kabupaten Buol memiliki peluang yang sama untuk berkembang lewat pemanfaatan teknologi digital,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Drs. Moh. Kasim, M.Si., menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan rancangan kesepakatan bersama dengan Google untuk memperluas jangkauan program tersebut.
“Ke depan, seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Buol akan diarahkan agar mampu beradaptasi dengan sistem pembelajaran digital, sehingga akses pendidikan bisa lebih merata dan inklusif,” ujarnya.
Ia juga menuturkan bahwa dalam rencana kerja tahun mendatang, Dinas Pendidikan akan menempatkan penguatan teknologi pembelajaran sebagai salah satu prioritas utama. Program ini mencakup pelatihan dan sertifikasi guru dalam pemanfaatan platform digital Google agar tenaga pendidik lebih siap menghadapi era pembelajaran modern.
• Tawaran Bentuk Kerja Sama
Dari pihak Google Indonesia, perwakilan tim menyampaikan dukungan penuh atas langkah Pemkab Buol dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis digital. Google menawarkan beberapa bentuk kerja sama strategis, mulai dari pelatihan dan sertifikasi Google Educator Level 1 dan 2, penyediaan Google Workspace for Education, hingga pendampingan teknis untuk sekolah-sekolah di Buol.
“Google berkomitmen mendukung pemerintah daerah dalam memperluas akses teknologi pendidikan. Kami melihat semangat luar biasa dari Buol untuk bergerak maju dalam transformasi digital, dan kami siap menjadi mitra strategis dalam perjalanan ini,” ujar perwakilan Google.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Buol dan Tim Google akan menyusun nota kesepahaman (MoU) yang mengatur ruang lingkup kerja sama, tanggung jawab masing-masing pihak, serta tahapan implementasi di lapangan. Program ini diharapkan mampu memperluas pemanfaatan teknologi digital di seluruh sekolah, meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan dan sertifikasi, serta memperbaiki kualitas pembelajaran bagi peserta didik.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan tekadnya untuk menghadirkan sistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan merata di seluruh wilayah.
“Transformasi digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan agar dunia pendidikan di Buol mampu bersaing dan mencetak generasi unggul di era modern,” tutup Wakil Bupati Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto.***










