Buol — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Buol ke XII resmi dibuka malam ini Sabtu 13 Desember 2025 di Desa Kwala Besar, Kecamatan Paleleh. Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan dua tahun sekali ini direncanakan berlangsung selama enam hari ke depan.
Pembukaan MTQ dihadiri langsung oleh Bupati Buol bersama istri, Wakil Bupati Buol bersama istri, Ketua DPRD Kabupaten Buol beserta sejumlah anggota DPRD, Penjabat Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh kafilah perwakilan dari 11 kecamatan di Kabupaten Buol.
• Dasar Penetapan Paleleh sebagai Tuan Rumah
Ketua panitia pelaksana yang juga Camat Paleleh, Lukman, S.Sos., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ ke XII ini didasari Keputusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Buol Nomor 10 tanggal 18 November 2023 tentang penunjukan dan penetapan Kecamatan Paleleh sebagai tuan rumah MTQ Tingkat Kabupaten Buol Tahun 2025. Ia juga menyebutkan bahwa MTQ kali ini diikuti oleh seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Buol.
• Harapan Cetak Generasi Qur’ani
Wakil Bupati Buol yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Buol, Dr. Moh. Nasir Dj Daimaroto, S.H., M.H., menyampaikan harapannya agar pelaksanaan MTQ ke XII ini mampu mencetak generasi-generasi Qur’ani di Kabupaten Buol serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada kesempatan tersebut, ia turut memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat Kecamatan Paleleh atas kerja sama dan kerja keras dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ, serta kepada Pemerintah Daerah atas dukungan yang telah diberikan.
• Peserta Dipastikan Hanya Putra Putri Asli Daerah Buol
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol, Dr. H. Nurkhairi, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa MTQ ke XII ini merupakan MTQ keempat yang seluruh pesertanya adalah putra-putri asli Kabupaten Buol. Ia menekankan bahwa apabila ditemukan peserta yang berasal dari kabupaten lain, maka akan langsung didiskualifikasi.
Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan dampak positif bagi pengembangan potensi daerah, karena sebagian besar peserta berasal dari pesantren, sekolah, dan madrasah di Kabupaten Buol, termasuk putra-putri Buol yang sedang menempuh pendidikan di daerah lain.
Ia juga menyampaikan bahwa para pemenang MTQ tingkat kabupaten ini akan mewakili Buol pada MTQ ke-30 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang direncanakan akan berlangsung di Kabupaten Sigi, Biromaru.
• Pesan Bupati untuk Kafilah dan Dewan Juri
Sebelum membuka secara resmi kegiatan MTQ, Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, M.M., menyampaikan sejumlah pesan kepada para kafilah dan dewan juri. Ia mengajak seluruh peserta untuk tampil dengan semangat juara tanpa harus berkecil hati apabila belum meraih kemenangan. Menurutnya, menang dan kalah hanyalah angka, sementara keberanian tampil dan menjadi teladan bagi generasi mendatang merupakan hal yang lebih utama.
Bupati juga menekankan kepada dewan juri agar bersikap jujur dan bertanggung jawab dalam memberikan penilaian, serta menolak praktik titipan yang dapat merugikan peserta terbaik.
• Umroh dan Beasiswa bagi Peserta
Dalam sambutannya, Bupati Buol turut menyampaikan bahwa para kafilah dan dewan juri masing-masing akan dipilih satu untuk diberikan kesempatan melaksanakan ibadah umroh pada tahun 2026 mendatang. Selain itu, khusus bagi kafilah MTQ yang saat ini masih duduk di bangku SMA, Pemerintah Daerah akan memberikan beasiswa daerah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, yang akan dikoordinasikan bersama Wakil Bupati dan Penjabat Sekretaris Daerah.
• MTQ Resmi Dimulai
Pembukaan MTQ ke XII Tingkat Kabupaten Buol ditandai secara simbolis dengan pembunyian sirine oleh Bupati Buol yang didampingi Wakil Bupati Buol, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol, dan Camat Paleleh selaku Ketua Panitia. Dengan seremoni tersebut, MTQ ke XII Tingkat Kabupaten Buol resmi dimulai.
Pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait berharap pelaksanaan MTQ ini dapat berjalan lancar hingga akhir kegiatan serta mampu mewujudkan tujuan pembinaan dan pengembangan nilai-nilai Al-Qur’an di Kabupaten Buol.***










