Pemerintah Kabupaten Buol mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 yang mengguncang wilayah Buol dan sekitarnya. Imbauan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan serta meminimalisir risiko yang dapat ditimbulkan akibat dampak lanjutan dari bencana.
Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, warga diminta untuk tidak terburu-buru kembali ke dalam rumah atau bangunan sebelum memastikan kondisi struktur benar-benar aman. Pemeriksaan terhadap kemungkinan kerusakan seperti retakan besar pada dinding, tiang penyangga, maupun bagian lain yang berpotensi roboh sangat penting dilakukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain aspek keselamatan fisik bangunan, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga ketenangan dan tidak panik. Pemerintah menegaskan bahwa gempa susulan (aftershock) masih berpotensi terjadi dalam periode tertentu setelah gempa utama. Namun demikian, gempa susulan umumnya memiliki kekuatan yang lebih kecil. Sikap tenang dan kesiapsiagaan dinilai menjadi kunci dalam menghadapi situasi pasca bencana.
Pemkab Buol melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga menyoroti pentingnya literasi informasi di tengah masyarakat. Warga diminta untuk tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Sumber informasi resmi seperti BMKG dan BPBD menjadi rujukan utama agar masyarakat tidak terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks yang dapat memicu kepanikan.
Lebih lanjut, masyarakat diimbau untuk mulai menyiapkan langkah-langkah mitigasi secara mandiri. Hal ini meliputi memastikan jalur evakuasi di dalam rumah tidak terhalang, mengetahui titik kumpul yang aman, serta menyiapkan dokumen penting dan perlengkapan darurat di tempat yang mudah dijangkau. Langkah sederhana ini dinilai sangat membantu dalam mempercepat proses evakuasi jika terjadi keadaan darurat.
Pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor guna memastikan kondisi tetap terkendali. Hingga saat ini, situasi di Kabupaten Buol dilaporkan dalam keadaan relatif aman dan terkendali, meskipun masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Buol dapat lebih siap, tanggap, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan, sehingga stabilitas dan keamanan pasca gempa tetap terjaga.***










