Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Kabupaten Buol resmi berakhir. Penutupan kegiatan keagamaan tahunan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj Daimaroto, pada Kamis malam (18/12/2025) di arena utama MTQ, Kecamatan Paleleh.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah strategis untuk membangun persatuan umat dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Ia menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak dan berkepribadian Qur’ani.
Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkompetisi dengan penuh semangat. Ia mengingatkan bahwa prestasi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, melainkan proses pembelajaran yang berkelanjutan. Peserta yang belum meraih juara diminta menjadikan MTQ ini sebagai pengalaman berharga untuk tampil lebih baik di kesempatan berikutnya.
• Paleleh Raih Juara Umum
Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kecamatan Paleleh berhasil keluar sebagai peringkat pertama atau juara umum MTQ XII Kabupaten Buol. Posisi kedua diraih Kecamatan Biau, sementara Kecamatan Lakea menempati peringkat ketiga.
Selain menjadi ajang kompetisi seni baca dan cabang-cabang Al-Qur’an lainnya, MTQ XII ini juga menjadi bagian dari persiapan resmi Kabupaten Buol dalam menghadapi MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang rencananya akan digelar di Kabupaten Sigi Biromaru.
• Apresiasi untuk Tuan Rumah
Pemerintah Kabupaten Buol menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kecamatan Paleleh yang dinilai berhasil melaksanakan MTQ dengan tertib, lancar, dan meriah. Keberhasilan ini menegaskan kesiapan Paleleh sebagai tuan rumah yang mampu menyelenggarakan kegiatan berskala kabupaten secara optimal.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol, H. Nurkhairi, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia, pelatih, dan pihak terkait yang telah melakukan pembinaan peserta secara maksimal.
Ia berharap MTQ tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi sarana berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas qari dan qariah di Kabupaten Buol. Menurutnya, Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membersihkan hati dan memperkuat nilai spiritual masyarakat.
MTQ XII Kabupaten Buol pun resmi ditutup dengan harapan besar agar prestasi yang diraih dapat terus ditingkatkan di level provinsi, sekaligus membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.***
