Tinjau Kesiapan Kafilah MTQ, Bupati dan Ketua TP-PKK Buol Kunjungi Pusat Pelatihan di Palu

banner 468x60

PALU, 3 Mei 2026 — Upaya meningkatkan kesiapan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Buol menjelang ajang kompetisi tingkat lebih tinggi mendapat perhatian langsung dari pimpinan daerah. Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Buol, Nyonya Shinta, turun langsung meninjau pemusatan latihan (training center) yang berlangsung di Kota Palu, Rabu.

Kunjungan tersebut dilakukan saat para peserta tengah menjalani masa karantina dan latihan intensif. Di lokasi pelatihan, rombongan disambut oleh peserta, pelatih, serta tim pendamping yang selama ini mengawal proses pembinaan kafilah.

Dalam interaksi yang berlangsung, Bupati menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penguatan moril bagi para peserta. Ia mendorong agar seluruh kafilah tetap menjaga kondisi fisik, disiplin dalam latihan, serta fokus menghadapi kompetisi.

Meski demikian, perhatian langsung pimpinan daerah ini juga menjadi pengingat bahwa pembinaan kafilah tidak cukup hanya dilakukan menjelang lomba. Konsistensi pembinaan sejak awal dinilai menjadi faktor penting agar kualitas peserta benar-benar siap bersaing, bukan sekadar bergantung pada pelatihan jangka pendek.

Di sisi lain, Ketua TP-PKK Kabupaten Buol, Nyonya Shinta, turut memberikan pesan yang lebih personal kepada peserta. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, pola makan, serta keseimbangan mental agar tidak terbebani selama proses persiapan hingga pelaksanaan MTQ.

Suasana kunjungan berlangsung dalam nuansa kebersamaan. Bupati dan rombongan terlihat berbaur dengan peserta, pelatih, dan pendamping di area pemusatan latihan. Interaksi tersebut menciptakan kedekatan emosional yang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri para peserta.

Langkah kunjungan ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan generasi qurani di Kabupaten Buol. Namun ke depan, perhatian terhadap aspek pembinaan berkelanjutan, fasilitas, dan sistem pelatihan yang terstruktur tetap menjadi hal yang perlu diperkuat agar prestasi yang diraih tidak bersifat sesaat, melainkan berkelanjutan.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *