Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru tahun 2025 menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Buol pada 2024 berada di angka 3,13 persen. Capaian tersebut mengalami penurunan tipis namun positif dibandingkan tahun 2023. Secara regional, angka ini menempatkan Kabupaten Buol di peringkat ke-11 se-Sulawesi Tengah.

Berdasarkan data tersebut, TPT Buol tercatat masih berada di atas rata-rata provinsi yang sebesar 2,94 persen. Meski demikian, capaian Buol lebih baik dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai 4,90 persen. Perbandingan ini menunjukkan bahwa kondisi ketenagakerjaan di daerah relatif lebih baik dari rata-rata nasional, meskipun belum mampu melampaui rata-rata tingkat provinsi.
Secara umum, Tingkat Pengangguran Terbuka merupakan indikator yang menggambarkan persentase angkatan kerja yang belum memperoleh pekerjaan. Penurunan angka TPT Buol mengindikasikan adanya perbaikan di sektor ketenagakerjaan sepanjang 2024, meski pergerakannya tergolong moderat.
Namun demikian, persoalan pengangguran di Kabupaten Buol masih menghadapi sejumlah tantangan struktural. Di antaranya adalah terbatasnya kesempatan kerja yang sesuai dengan keterampilan pencari kerja, ketimpangan antara suplai dan permintaan tenaga kerja, serta pertumbuhan ekonomi daerah yang relatif lambat. Kondisi ini menyebabkan tidak seluruh angkatan kerja terserap secara optimal di berbagai sektor usaha.
Ke depan, sinkronisasi antara peningkatan kompetensi tenaga kerja, pengembangan sektor produktif, serta perluasan lapangan kerja dinilai menjadi faktor kunci dalam menekan angka pengangguran secara berkelanjutan di Kabupaten Buol.***








