Bupati Teken MoU 500 Hektare Perkebunan Durian dengan Investor : Buol Mantapkan Langkah Jadi Sentra Durian Nasional.

Foto : Martinuspalebangan

Pemerintah Daerah Kabupaten Buol langsung oleh Bupati Risharyudi Triwibowo, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan investor PT Yusri Multiguna Abadi pada Senin, 1 Desember 2025.

Kesepakatan ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan dan Agropolitan Kabupaten Buol, yang berlangsung di Aula Pobokidan Lantai 2 Kantor Bupati Buol.

Kerja sama ini berfokus pada pengembangan perkebunan durian dengan target penanaman mencapai 500 hektare di wilayah Kabupaten Buol. Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Buol bersama perwakilan investor, Mr. Yu, pengusaha asal Taiwan yang hadir bersama istrinya.

Dalam kesempatan tersebut, Mr. Yu menyampaikan ketertarikannya untuk berinvestasi di Kabupaten Buol karena menilai daerah ini memiliki karakter tanah yang sangat subur, iklim yang mendukung, serta prospek pengembangan agropolitan yang kuat. Menurutnya, Buol memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah penghasil durian berkualitas di tingkat nasional bahkan internasional.

Bupati Buol menegaskan bahwa kerja sama ini selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor agropolitan serta mengoptimalkan potensi perkebunan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Ia berharap kolaborasi ini mampu memberikan nilai tambah bagi petani lokal, mendorong pembukaan lapangan kerja baru, dan mengembangkan rantai pasok durian yang lebih modern dan kompetitif.

Agenda tersebut juga menjadi ruang koordinasi lintas sektoral dalam memperkuat skema perhutanan sosial sebagai basis pembangunan ekonomi masyarakat berbasis komoditas unggulan daerah.

Pemerintah Kabupaten Buol berharap bahwa penanaman durian skala besar ini dapat menjadi tonggak penting dalam transformasi ekonomi daerah, sekaligus memperkuat posisi Buol sebagai daerah yang siap berkembang melalui investasi berkelanjutan di sektor pertanian dan perkebunan. Kerja sama ini juga diharapkan menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah daerah, masyarakat, dan investor dalam membangun sektor agropolitan yang tangguh.***

Editor : Infobuol

Pos terkait