Gubernur Sulteng Respon Rencana Sport Center Buol: Siap Bantu Tiga Venue di 2027

Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XXIV Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Buol tidak hanya menjadi ajang kompetisi atlet pelajar, tetapi juga momentum untuk mendorong pembangunan sarana olahraga di daerah.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pelaksana POPDA XXIV Sulawesi Tengah dalam laporan panitia pada acara pembukaan. Ia mengungkapkan gagasan Pemerintah Kabupaten Buol untuk membangun Kawasan Sport Center Buol di sekitar Kompleks Masjid Agung Buol.

Kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat, termasuk pelaksanaan Car Free Day (CFD) dengan konsep Buol Sport Tourism yang memadukan olahraga masyarakat, aktivitas komunitas dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Konsep Sport Center tersebut diarahkan agar kawasan tidak hanya aktif saat CFD, tetapi dapat menjadi pusat olahraga, pembinaan atlet, kegiatan generasi muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebagai tahap awal, Pemerintah Kabupaten Buol telah merencanakan pembangunan tiga venue olahraga, yakni bola voli, bola basket dan sepak takraw. Ketiganya dirancang tidak hanya untuk mendukung kebutuhan POPDA, tetapi juga menjadi bagian dari rencana jangka panjang pembangunan kawasan olahraga terpadu.

Namun, keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat pembangunan tiga venue tersebut belum dapat direalisasikan untuk pelaksanaan POPDA XXIV. Dalam laporan panitia, harapan kemudian disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Tengah agar dapat memberikan dukungan terhadap rencana tersebut.

Harapan itu mendapat respons langsung dari Gubernur Sulawesi Tengah. Dalam sambutannya, gubernur menyatakan kesiapannya membantu rencana pembangunan tersebut pada 2027.

“Saya akan menjawab permintaan Ketua Panitia tadi. Mana Kadis Dispora, nanti dibantu untuk tahun 2027.”

Tidak lama setelah turun dari panggung, gubernur juga meminta Ketua Panitia segera menyiapkan dan menyampaikan proposal pembangunan sebagai tindak lanjut dukungan tersebut.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah menyiapkan perencanaan pembangunan tiga venue dengan total kebutuhan anggaran sebesar Rp2,755 miliar.

Dukungan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi Pemerintah Kabupaten Buol untuk menindaklanjuti rencana pembangunan melalui penyusunan proposal dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Bagi Buol, pembangunan tiga venue tersebut bukan sekadar penambahan fasilitas olahraga. Rencana itu menjadi bagian dari cita-cita membangun kawasan yang mengintegrasikan olahraga, pembinaan generasi muda, aktivitas masyarakat, UMKM dan keberadaan Masjid Agung Buol dalam satu kawasan.

Ketua Panitia pun menegaskan pesan yang menjadi gambaran dari cita-cita tersebut: “Yang tertunda adalah pembangunannya, bukan mimpinya.”

Jika terealisasi, POPDA XXIV Sulawesi Tengah 2026 akan memiliki makna lebih dari sekadar agenda pertandingan. Momentum tersebut dapat menjadi titik awal perjalanan menuju terwujudnya Kawasan Sport Center Buol.***

Pos terkait