MTQ Sulteng 2026: Kafilah Buol Tembus Final di 6 Cabang

SIGI – Kafilah Kabupaten Buol memastikan diri melaju ke babak final pada enam cabang lomba dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 2026 yang digelar di Kabupaten Sigi. Kepastian tersebut diperoleh setelah peserta melewati tahapan penyisihan yang berlangsung ketat selama tiga hari.

Berdasarkan jadwal resmi panitia yang dirilis Jumat, 12 Juni 2026, para finalis dari Buol dijadwalkan tampil di sejumlah arena berbeda sesuai cabang lomba masing-masing. Mereka akan bersaing dengan perwakilan terbaik dari kabupaten/kota lain untuk memperebutkan posisi juara.

Adapun enam cabang lomba yang berhasil ditembus kafilah Buol meliputi Tilawah Kanak-kanak Putra oleh Moh. Rafif Safa yang dijadwalkan tampil di arena utama, Tartil Dasar Putra oleh Muh. Arif Billah di Masjid Lando Desa Jono Oge, serta Hifdzil 1 Juz Putri oleh Nurul Lu’lu Yu’tika Nabila di Masjid Al Ikhlas Desa Mpanau.

Selain itu, cabang Fahmil Qur’an Putra yang diwakili tim beranggotakan Muh. Rifqi Rifa’i, Yasin Muharram, dan Moh. Ridho Saputra juga berhasil melaju ke final dan akan bertanding di Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Desa Kota Rindu Dolo. Dua cabang lainnya yakni Tilawah Remaja Putri oleh Mufidah Mardiah dan Tilawah Dewasa Putra oleh Rasman S.Pd turut melengkapi daftar finalis dari Buol.

Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan latihan intensif, kedisiplinan peserta, serta dukungan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga fokus pada babak final, mengingat persaingan akan semakin ketat. Menurutnya, capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi tolok ukur sejauh mana pembinaan tilawah dan cabang lomba lainnya berjalan efektif di daerah.

Di sisi lain, Nasir turut memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil melaju ke final. Ia mendorong agar pengalaman selama mengikuti MTQ dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan di kesempatan berikutnya.

Keberhasilan menembus enam cabang final menjadi sinyal positif bagi Kabupaten Buol dalam peta persaingan MTQ tingkat provinsi. Namun demikian, capaian ini juga membuka ruang refleksi terkait konsistensi pembinaan dan pemerataan kualitas peserta di semua cabang lomba.

Dengan babak final yang akan segera berlangsung, harapan masyarakat kini bertumpu pada para finalis untuk tidak hanya tampil maksimal, tetapi juga mampu membawa pulang prestasi yang dapat memperkuat posisi Buol di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.***

Pos terkait