Diapresiasi Pemda, Kolektif Prema Rupa Hadir Sebagai Ruang Kreatif Anak Muda

banner 468x60

BUOL — Pemerintah Kabupaten Buol menyatakan dukungannya terhadap peluncuran Kolektif Prema Rupa, sebuah komunitas kreatif yang digagas oleh pegiat seni, budaya, dan pemuda lokal, dalam sebuah acara yang digelar pada malam hari di wilayah Buol. Kehadiran komunitas ini disebut sebagai langkah awal membuka ruang kolaborasi generasi muda di sektor seni dan industri kreatif.

Peluncuran tersebut menjadi momentum penting bagi para pelaku seni di daerah, di tengah masih terbatasnya ruang ekspresi dan dukungan ekosistem kreatif. Pemerintah daerah melalui sambutan resminya menilai bahwa keberadaan komunitas seperti Kolektif Prema Rupa memiliki nilai strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia.

Namun demikian, apresiasi yang disampaikan pemerintah memunculkan pertanyaan lanjutan terkait sejauh mana komitmen tersebut akan diterjemahkan ke dalam kebijakan nyata. Pasalnya, selama ini sektor seni dan budaya kerap belum menjadi prioritas utama dibandingkan pembangunan fisik, baik dari sisi anggaran maupun program berkelanjutan.

Dalam pernyataannya, Wakil Bupati Buol menegaskan bahwa seni dan budaya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, melainkan juga menjadi representasi identitas daerah serta sarana membangun karakter masyarakat. Perspektif ini dinilai penting, tetapi membutuhkan tindak lanjut konkret agar tidak berhenti pada tataran normatif.

Kolektif Prema Rupa sendiri diharapkan dapat berfungsi sebagai ruang inklusif bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas. Sejumlah rencana kegiatan telah disusun, mulai dari diskusi lintas komunitas, pameran karya seni, pelatihan keterampilan, hingga kolaborasi untuk memperkenalkan potensi lokal Buol ke tingkat yang lebih luas.

Di sisi lain, keberlanjutan program menjadi tantangan utama. Tanpa dukungan sistematis—baik dalam bentuk fasilitasi ruang, pendanaan, maupun kebijakan yang berpihak—komunitas kreatif berpotensi mengalami stagnasi atau bahkan berhenti di tengah jalan.

Pemerintah daerah juga mendorong generasi muda untuk berani berinovasi dan tidak ragu menampilkan potensi diri. Namun dorongan tersebut dinilai perlu diimbangi dengan penciptaan ekosistem yang kondusif, sehingga kreativitas tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Peluncuran Kolektif Prema Rupa menandai awal dari upaya penguatan sektor kreatif di Kabupaten Buol. Ke depan, publik menanti apakah inisiatif ini akan berkembang menjadi gerakan yang berkelanjutan, atau justru berhenti sebagai agenda seremonial tanpa dampak signifikan.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *