JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Buol terus mengupayakan percepatan pembangunan fasilitas pendidikan melalui program Sekolah Rakyat. Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan resmi jajaran pemerintah daerah ke Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta pada Kamis, 11 Juni 2026.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Buol bersama sejumlah pejabat terkait, dengan tujuan utama memastikan kesiapan daerah dalam mengikuti tahapan pembangunan yang ditetapkan pemerintah pusat. Pertemuan tersebut diterima oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Rico.
Dalam agenda itu, Pemkab Buol menyampaikan bahwa seluruh persyaratan kesiapan atau readiness criteria telah dipenuhi. Kelengkapan tersebut mencakup aspek teknis dan administratif yang sebelumnya telah diverifikasi melalui survei lapangan pada 16 April 2026.
Hasil pertemuan menunjukkan adanya respons positif dari pihak kementerian. Kemensos RI menerbitkan surat resmi yang meminta dilakukannya survei lanjutan oleh Kementerian Pekerjaan Umum sebagai bagian dari proses validasi akhir. Surat tersebut sekaligus menegaskan bahwa Buol telah memenuhi seluruh indikator kesiapan yang dipersyaratkan.
Secara prinsip, rekomendasi dari Kemensos menjadi sinyal awal bahwa Buol berpeluang masuk dalam daftar lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tahap III. Program ini mencakup 89 titik di berbagai daerah dan direncanakan mulai memasuki fase konstruksi pada Oktober 2026.
Meski demikian, tahapan survei teknis lanjutan menjadi penentu utama sebelum proyek benar-benar direalisasikan. Proses ini akan menguji kesesuaian kondisi lapangan dengan dokumen yang telah diajukan, termasuk kesiapan lahan dan infrastruktur pendukung.
Dengan demikian, peluang pembangunan Sekolah Rakyat di Buol memang semakin terbuka. Namun, realisasi di lapangan masih bergantung pada hasil evaluasi lintas kementerian dalam waktu dekat. Masyarakat kini menanti apakah proses ini akan berujung pada pembangunan konkret atau masih berlanjut pada tahap administratif berikutnya.***










