Peran bidan sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan keluarga kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 di Kabupaten Buol.
Kegiatan yang dipusatkan di arena Car Free Day (CFD) Buol, Minggu (14/6/2026), berlangsung meriah dan dipadati masyarakat. Sejak pagi hari, lokasi kegiatan dipenuhi antusiasme warga, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur Forkopimda yang turut hadir memeriahkan kegiatan bakti sosial tersebut.
IBI Kabupaten Buol memanfaatkan momentum CFD yang difasilitasi oleh Disporapar Buol untuk menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan seremonial, tetapi juga sarana edukasi dan pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Buol, Moh. Yamin, SH., MH., yang hadir mewakili Bupati Buol. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para bidan yang selama ini untuk pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak.
Menurutnya, peran bidan sangat strategis dalam membangun kesehatan keluarga sebagai fondasi utama masyarakat. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial yang dinilai mampu mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat secara langsung.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai layanan kesehatan diberikan secara gratis kepada masyarakat. Di antaranya donor darah, pemeriksaan tekanan darah (tensi), pengecekan gula darah, kolesterol, serta asam urat. Selain itu, warga juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan konsultasi kesehatan dengan tenaga medis.
Tak hanya layanan kesehatan, suasana CFD juga semakin semarak dengan adanya senam bersama yang diikuti oleh masyarakat serta bazar makanan yang menghadirkan berbagai pilihan kuliner.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa peringatan HUT IBI tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran bidan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sekaligus mempertegas posisi bidan sebagai pilar penting dalam sistem pelayanan kesehatan, khususnya di Kabupaten Buol.***










