Dari Menjahit hingga Otomotif, BLK Buol Hebat Gulirkan 5 Pelatihan Siap Serap Tenaga Kerja

BUOL — Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Buol kembali diperkuat. Balai Latihan Kerja (BLK) Buol Hebat dipastikan memperoleh alokasi lima paket pelatihan vokasi dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar.

Program tersebut mencakup sejumlah bidang kejuruan yang dinilai relevan dengan kebutuhan pasar kerja, yakni mebel, menjahit, otomotif, pembuatan keripik, serta manajemen pemasaran berbasis daring. Setiap paket pelatihan akan diikuti oleh 16 peserta dengan durasi pelaksanaan selama 25 hari kerja, menyesuaikan jam pelatihan yang telah ditetapkan.

Utusan BLK Buol Hebat, Jasri Butudoka, menyebutkan bahwa kepercayaan dari BBPVP Makassar menjadi dorongan bagi daerah untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal. Menurutnya, program ini tidak hanya berorientasi pada pelatihan, tetapi juga pada peningkatan daya saing peserta melalui sertifikasi resmi.

Dalam pelaksanaannya, BLK Buol menerapkan strategi berbeda dengan memprioritaskan peserta yang telah aktif bekerja di bidang masing-masing. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen terhadap arahan BBPVP Makassar yang menekankan pentingnya kepastian penyerapan tenaga kerja setelah pelatihan selesai.

Selain memenuhi persyaratan administrasi dasar seperti identitas diri, nomor telepon, dan alamat surat elektronik, peserta juga diharapkan memiliki latar belakang pekerjaan yang relevan. Dengan demikian, pelatihan yang diberikan dapat langsung meningkatkan keterampilan (upskilling) sekaligus memperkuat kompetensi profesional mereka.

Sebagai contoh, pada kejuruan otomotif, BLK Buol menyasar para teknisi dan montir yang telah bekerja di bengkel lokal. Pendekatan ini dinilai efektif untuk memastikan hasil pelatihan dapat langsung diaplikasikan di lapangan serta mendukung produktivitas sektor usaha yang sudah berjalan.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Buol berharap dapat menciptakan tenaga kerja yang lebih terampil, tersertifikasi, dan siap bersaing, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis peningkatan kualitas SDM.***

Pos terkait